untuk kejenuhan dan kebosanan yang hampir selalu mengisi tiap lembar hariku…

Aku jenuh dengan pagi yang selalu membangunkanku dengan air mata
Aku jengah dengan senja yang tak pernah lagi membuatku terpesona
Aku bosan dengan malam yang tak pernah membiarkanku tertidur pulas
Slalu ada tanya di setiap detik yang terlewati,
”tak bolehkah jika aku ingin hidup untuk diriku sendiri?”
ingin aku menyapa matahari dengan senyumku
ingin aku melukis guratan senja yang memerah dengan penaku
ingin aku bercengkrama dengan dinginnya malam di atas ranjangku
tapi waktu tak pernah menyisakan detiknya untukku berhenti
lalu untuk apa sebenarnya aku disini??
Untuk siapa aku berlari (hingga tak pernah terhenti)?
Sementara JIWAKU tak lagi bersamaku, entah dimana…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s