LENTERA JIWA

LENTERA ku“Kubiarkan ku mengikuti suara dalam hati
yang slalu membunyikan cinta
ku percaya dan ku yakini murninya nurani
menjadi penunjuk jalanku, lentera jiwaku..”
song: Nugie–Lentera Jiwa

Andaikan saja menuruti kata hati semudah menyanyikan lagu ini, mungkin sekarang aku tidak lagi ada disini. aku tahu, bukan disini panggilan lentera jiwaku. aku bahkan sangat mengerti, lentera jiwa itu tidak menuntunku kesini. tapi aku tidak pernah berani mengambil keputusan untuk benar-benar mengikuti panggilan suara hatiku. aku hanya sesekali saja meliriknya, meski kadang ku pandangi hingga menyilaukan mata tapi langkahku masih berlari menjauhinya, membiarkan cahaya itu tertinggal di belakangku.
gelap memang, hanya ada sebongkah obor kecil menemaniku. tapi aku memaksakan mataku untuk akrab dengan kegelapan, mampu melihat kanan dan kiri, depan, dan tak pernah ku biarkan menoleh ke belakang.
apakah aku harus kembali, menemui lentera jiwaku dan memintanya menemaniku? ya, dengan begitu mungkin aku akan lebih bahagia.
Ahh,,tapi sekali lagi aku tidak pernah berani. aku diam saja mendengar otak kananku berontak meminta energi yang sama. memang, porsi energiku telah mengolengkan perahu otakku ke kiri. untung saja aku belum sempat tenggelam. sisa-sisa energi untuk otak kananku masih menyelamatkan perahu ini tetap berlayar. walaupun terseok, meski harus tertatih, aku tak ingin peduli…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s