Archives

sampah

6M merupakan suatu pengelolaan sampah rumah tangga yang terdiri atas beberapa langkah, yaitu:
1. Mengurangi, berarti suatu upaya menurunkan jumlah sampah yang kita timbulkan. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi sampah adalah sebagai berikut.
A. Membawa daftar kebutuhan pada saat berbelanja
B. Membeli barang yang benar-benar dibutuhkan
C. Menghindari membeli benda dengan pembungkus yang berlebihan
D. Menolak tas plastik untuk pembelian hanya satu barang saja
E. Memiliki pembungkus barang yang terbuat dari barang yang dapat didaur ulang, dapat digunakan kembali atau dapat dikomposkan
F. Memilih produk yang bisa diisi ulang
G. Jika terdapat berbagai ukuran maka memilih ukuran yang paling cocok sesuai kebutuhan

2. Menggunakan kembali, berarti memakai atau memanfaatkan kembali sampah rumah tangga. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menggunaka kembali sampah adalah sebagai berikut.
A. Menggunakan kembali botol plastik atau botol gelas
B. Menggunakan kembali amplop yang sudah pernah dipakai.
C. Menggunakan kembali tas plastik
D. Jika memiliki banyak barang yang sudah tidak digunakan lagi, memberikannya kepada orang lain untuk digunakan kembali.
E. Menggunakan kembali kertas yang telah digunakan pada satu sisinya.

3. Mengganti jenis bahan kebutuhan rumah tangga tertentu dengan jenis bahan yang lain dengan cara membeli atau membuat barang atau makanan dengan pembungkus yang dapat digunakan kembali, mudah didaur ulang, atau dikomposkan dan memisahkannya saat memasukkan ke tempat sampah. Continue reading

Advertisements

TOGA

Tanaman obat keluarga (disingkat TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat, khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual. Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga.

Tanaman obat keluarga yang memiliki banyak manfaat akan lebih diminati oleh masyarakat jika dikemas dalam bentuk yang sesuai dengan selera konsumen. Saat ini terdapat kecenderungan konsumen untuk mengonsumsi produk yang cepat dan mudah disajikan. Salah satu produk yang paling digemari oleh masyarakat adalah produk-produk dalam bentuk effervescent seperti beberapa merk di pasaran, misalnya Extra Joss, Hemaviton Jreng, CDR, Jess Cool, dan sebagainya.
Minuman dalam bentuk effervescent banyak digemari oleh masyarakat karena praktis, cepat larut dalam air, memberikan larutan yang jernih, dan memberikan efek sparkle (seperti rasa minum soda), serta bisa menutupi rasa obat atau zat dari bahan utama.
Effervescent didefinisikan sebagai bentuk sediaan yang menghasilkan gelembung gas sebagai hasil reaksi kimia dalam larutan. Gas yang dihasilkan umumnya adalah karbondioksida (CO2).
Bahan baku pembuatan effervescent berasal dari tanaman atau buah yang mempunyai khasiat sebagai obat atau makanan serta minuman fungsional, seperti mengkudu, jahe, dan kunyit serta tanaman obat keluarga lainnya. Selain bahan baku juga digunakan bahan tambahan seperti sodium bikarbonat, aspartame, dan dekstrin.

BAHAN BAKU
1. Tanaman mengkudu
Tanaman ini termasuk dalam family Rubiaceae yang dapat tumbuh baik di tempat terbuka dan terkena matahari secara langsung. Buahnya berbiji banyak dan rasanya pahit. Kecuali sebagai obat, mengkudu jarang dimakan.
Daun mengkudu sering digunakan sebagai sayuran, dan cairan buahnya digunakan untuk obat tekanan darah tinggi. Daun mudanya biasanya dikukus atau direbus dan dimakan sebagai lalap, buah setengah matang dirujak dan buah yang matang untuk membersihkan karat pada logam. Tanaman ini juga digunakan untuk meningkatkan kekuatan tulang, pembersih darah, peluruh kencing, peluruh haid, pelembut kulit, obat batuk, obat cacing, pencahar, dan antiseptic.
Zat yang berkhasiat pada mengkudu adalah xeronine, yang jika dikonsumsi pada perut yang penuh khasiatnya akan menurun karena pepsin dan asam lambung akan merusak enzim yang memecah xeronine. Oleh karena itu untuk pengobatan sebaiknya dikonsumsi ketika perut kosong.
2. Tanaman jahe
Tanaman jahe termasuk dalam family Zingiberaceae. Lahan yang cocok untuk tanaman jahe adalah bertanah gembur, subur, dan berhumus. Tanaman jahe tidak menyukai tanah yang tergenang air.
Jahe banyak dimanfaatkan sebagai bahan penyedap makanan, minuman, dan obat-obatan atau jamu. Beberapa fungsi dalam menyembuhkan penyakit, antara lain:
a. Mencegah dan mengatasi diabetes jika ditambah dengan labu kuning
b. Mencegah rematik jantung jika ditambah dengan kulit pisang
c. Mengatasi batuk dan bronchitis jika ditambah buah pir dan kulit jeruk
d. Mengatasi sesak nafas dan asma jika ditambah lobak putih dan madu
e. Menghaluskan dan meremajakan kulit jika ditambah dengan taoge dan seledri
f. Mengatasi sakit kepala dan migraine jika ditambah dengan madu
3. Tanaman kunyit
Tanaman ini termasuk dalam family Zingiberaceae. Warna kuning oranye rimpang kunyit adalah akibat adanya minya atsiri curcumin oil. Di Indonesia, pemanfaatan kunyit sudah mendarah daging di seluruh lapisan masyarakat. Kunyit digunakan sebagai jamu untuk gangguan perut, menghilangkan bau badan dan amis, serta untuk pembuatan nasi kuning. Kunyit dianggap mujarab sebagai obat sakit dada dan perut, sakit pada saat haid, luka-luka, dan borok, juga efektif menyembuhkan haid tidak teratur, melancarkan aliran darah, serta melarutkan gumpalan darah.

BAHAN TAMBAHAN
1. Asam Sitrat
Asam sitrat adalah asam tribasik hidroksi yang berbentuk granula atau bubuk putih, tidak berbau, dan berfungsi sebagai pemberi rasa asam serta cepat larut.
2. Sodium bikarbonat
Sodium bikarbonat merupakan serbuk Kristal berwarna putih yang memiliki rasa asin dan mampu menghasilkan karbondioksida. Sodium bikarbonat sering disebut juga dengan soda kue atau baking powder. Baking powder merupakan campuran antara sejumlah soda dan pati yang memisahkannya sehingga mencegah reaksi selama penyimpanan. Soda akan terlarut dalam larutan dingin dan asam secara cepat dan segera melepaskan CO2 dari soda.
3. Aspartam
Senyawa ini mudah terlarut dalam air dan sedikit terlarut dalam alcohol dan tidak larut lemak atau minyak, dan berfungsi sebagai pemanis. Pemanis buatan ini seringkali digunakan untuk konsumen yang melakukan diet karena kegemukan atau diabetes karena kandungan kalorinya rendah dan tidak menyebabkan kelainan gigi seperti karies.
4. Tween 80
Senyawa ini berfungsi sebagai pengemulsi minyak dalam air sekaligus pendorong pembentukan foam atau busa.
5. Dekstrin
Dekstrin adalah golongan karbohidrat yang mudah larut dalam air, lebih cepat terdispersi, tidak kental serta lebih stabil dibandingkan pati. Merupakan bahan filler (pengisi) karena dapat meningkatkan berat produk dalam bentuk bubuk.
6. Sukrosa
Merupakan gula pasir yang merupakan bahan pemanis dalam jumlah yang banyak.

Proses pembuatan ekstrak kering
1. Ekstrak kering mengkudu
Bahan:

Buah mengkudu : 1 kg
Air : 0,5 liter
Dekstrin : 40 g
Asam sitrat : 7 g
Aspartam : 4,2 g
Sodium bikarbonat : 7 g
Gula halus : 5,4 g
a. Buah mengkudu yang sudah masak dicuci, dipotong kecil-kecil dan diblender dengan ditambahkan sedikit air
b. Hasil pemblenderan disaring menggunakan kain saring untuk memisahkan antara sari buah dengan ampasnya
c. Sari buah hasil penyaringan dicampur dekstrin dan diaduk secara merata
d. Sari buah dituang tipis-tipis pada loyang yang sudah dialasi plastik.
e. Loyang dimasukkan ke dalam rak pengering dengan suhu 50-600C selama 6-7 jam
f. Lembaran-lembaran tipis ekstrak kering mengkudu yang sudah dihasilkan dihancurkan dengan blender kering, kemudian diayak sehingga dihasilkan bubuk instan yang halus.

2. Esktrak kering jahe
Bahan:

Jahe: 100 g
Alcohol 70%: 500 ml
Dekstrin: 21,5 g
Asam sitrat: 9,5 g
Aspartame: 5 g
Sodium bikarbonat: 26 g
Gula halus: 31 g
a. Jahe dicuci, dipotong kecil-kecil, kemudian direndam dalam alcohol selama 3 hari. Selama perendaman, wadah rendaman ditutup rapat agar alcohol tidak menguap.
b. Jahe hasil rendaman beserta alkoholnya diblender sampai halus
c. Hasil pemblenderan disaring menggunakan kain saring untuk memisahkan ekstrak jahe dengan ampas.
d. Ekstrak jahe dicampur dekstrin dan diaduk secara merata menggunakan mixer.
e. Ekstrak jahe dituang tipis-tipis dalam loyang yang sudah dialasi plastik.
f. Loyang dimasukkan dalam rak pengering selama 6-7 jam dengan suhu 50-600C.
g. Lembaran-lembaran tipis ekstrak kering jahe yang sudah dihasilkan dihancurkan dengan blender kering, kemudian diayak sehingga dihasilkan bubuk instan yang halus.

#NB:
Untuk pembuatan tablet, masukkan ekstrak kering (bubuk instan) yang dihasilkan ke dalam mesin pencetak, setelah sebelumnya bubuk instan ditimbang agar ukuran tablet sama.

PadI @Clas Karnaval SCTV Sidoarjo

tanggal 6 Maret kemarin, PadI jadi pengisi acara di Clas Karnaval SCTV.

padi

padi

jauh2 hari, Rizky (SP Malang) udah menghubungi aku n ngajak untuk nonton bareng. gak pa-pa deh agak jauh, lagian kan belum tentu PadI dalam waktu dekat konser di Malang.
sebenernya aku pingin banget berangkat. pas diajakin gitu, seneng banget coz ada temennya. tapi…aku masih belum yakin mau kesana. bahkan sampai H-1 aku masih aja bingung.
banyak pertimbangan sebenernya, pertama gak ada tempat nginep, gak kenal sama medan Sidoarjo, acaranya malem, apalagi besok paginya harus masuk PPL, belum lagi acanya tu kan gratis jadi otomatis penontonnya bakal membludak. duhh…jadi gak berani nekad deh. dan akhirnya aku bilang ke rizky kalo aku gak ikut berangkat. dengan sangat amat terpaksa lah. habisnya mau gimana lagi?
tapi rizky tetep nekad berangkat. jam setengah 4 sore dia cabut dari malang naik kereta. pas maghrib dia bilang kalo uda nyampe venue. huhuhu..jadi mupeng deh.
ahhh…tapi rupanya nasib baik masih berpihak padaku. sms2 yang aku terima selanjutnya dari rizky mengabarkan kalo suasana di venue uda amat sangat panas, bahkan sampai ada yang tonjok2an. rizky aja sampai minggir banget, gak berani ke tengah. penonton juga desek2an, bahkan rizky bilang pas PadI nyanyi Mahadewi dia cuma bisa ngeliat atap stage tok. fiuuuhhh…slamet…slamet…gak jd berangkat.
setelah itu aku gak berhenti untuk kontak sama risky, takut terjadi apa2 sama tu anak. dia bilang lagi kalo mas Panji (SP surabaya) mau ngusahakan dia masuk backstage. tapi ternyata sama securitynya dipersulit. alhasil dia keluar dari venue dan mengikhlaskan untuk gak ketemu sama mas2 PadI. tapi mas Panji masih ngasih harapan: ntar sepulang konser bisa ketemu di hotel. tapi lagi-lagi, nasib baik belum berpihak.
malam itu rizky nginep di warnet. paginya, jam 8 dia sms bilang kalo uda nyampe malang.
duhhh…untung aku gak jadi ikut. coba kalo ikut, uda nangis kali aku di dalam venue.

siapakah inspirasi itu?

tulisan ini diinspirasi oleh tulisan Bung Andy F. Noya (host kick Andy) yang saya baca beberapa menit yang lalu, juga oleh tulisan2 Bung Andrea Hirata di 3 novelnya (laskar pelangi, sang pemimpi dan Edensor), sekaligus tergugahkan untuk menuliskannya setelah membaca ulasan neng Julia yang mengomentari novel Bang Andrea di blognya.

 

dsc0158fl2saya tiba-tiba berpikir, hal apa dalam hidup saya yang bisa menjadi inspirasi bagi orang lain? bagian mana dalam hidup saya yang bisa menjadi motivasi bagi orang lain?
rasa-rasanya selama ini hidup saya tidak pernah terlepas dari warna hitam dan putih saja. kalaupun ada warna lain yang sempat nyasar masuk ke dalam palet saya sebelum dituangkan ke kanvas hidup saya adalah tidak lebih dari sekedar warna merah, kuning dan hijau saja. warna utama yang lumrah dimiliki oleh siapapun, bahkan lampu di perempatan jalan sekalipunsejak kecil,sampai hampir 22 tahun usia saya, kehidupan yang saya alami ibarat jalan tol. luruss…rus… lempeng, tidak ada belokan tajam, tanjakan atau turunan. semuanya datar2 saja. cepat memang, tapi menjenuhkan. setiap hari, saya menyibukkan diri saya dengan hal-hal yang memang sudah seharusnya saya lakukan, dan anehnya saya tidak pernah sedikitpun  melakukan hal lain yang bisa membuat hati dan pikiran saya benar-benar bahagia.
Memang, keinginan untuk melakukan aktivitas2 lain yang saya pikir bisa membuat kanvas hidup saya lebih berwarna sering terlintas dalam benak saya. tapi sayangnya, keinginan itu hanya saya pendam dalam2 dan tak pernah saya biarkan tertuang untuk mewarnai kanvas yang semakin lama semakin pucat dengan hitam putihnya.
pernah juga saya berkeinginan menuangkan lukisan hidup saya dalam bentuk tulisan. dengan harapan, ketika ada orang lain yang membacanya, orang itu akan terinspirasi dengan sejarah hidup saya. tapi kemudian saya sadar, ternyata tidak ada satu episode pun dalam hidup saya yang menarik untuk dibaca.
jujur saya begitu iri dengan perjalanan hidup Bung Andrea Hirata yang sarat dengan muatan makna yang bisa mengilhami siapapun yang membaca tulisan2nya. juga perjalanan hidup orang2 hebat lainnya, seperti BJ Habibie, Iwan Fals, Rudi Hartono, Mahatma Gandhi, Bung Karno bahkan grup band Slank sekalipun dan masih banyak tokoh2 besar lainnya yang hidupnya tidak pernah menjamah warna hitam putih saja.
andrea-hirata

sering saya berpikir, apa yang harus saya lakukan untuk membuat hidup saya menjadi lebih penuh arti, tidak hanya bagi saya pribadi tapi juga bagi orang lain? tak apalah jika harus menjadi seseorang seperti yang pernah dituliskan seorang hebat lainnya: “Sekali berarti, kemudian mati” Yahh,,tapi paling tidak dalam satu episode perjalanan hidup saya, ada satu hal yang membuat nama saya dikenang sebagai seseorang yang berarti.
tapi apa?
lagi2 saya terserang virus ketidakpedean. tidak PD dengan kondisi saya, tidak PD dengan kemampuan saya, tidak PD dengan keakuan saya.  Padahal sejatinya saya terlahir bukan sebagai seseorang yang tidak punya apa2. saya dikaruniai kecerdasan yang menurut saya mampu membuat saya sedikit unggul dibandingkan teman-teman saya. minimal sejak SD sampai kuliah semester 7 sekarang saya selalu berada dalam jajaran papan atas di kelas. saya juga dianugerahi kemampuan mengolah kata, yang pada akhirnya saya ketahui tidak semua orang memilikinya. saya juga dibesarkan di tengah keluarga yang harmonis, berkecukupan, dan berpendidikan. seharusnya, saya tekankan lagi, SEHARUSNYA, bekal yang saya miliki itu cukup untuk mengantarkan saya menjadi individu yang inspiratif. apalagi saya juga bukan orang yang kuper.
entahlah, anehnya saya merasa hidup saya tetap di titik yang sama dengan beberapa tahun lalu. dulu, ketika masih SD sampai SMA saya tidak pernah berpikir sejauh ini, karena pada masa2 itu kehidupan lurus yang saya miliki amat sangat saya nikmati. tapi sekarang, ketika mata hati saya mulai terbuka untuk mengamati keadaan sekitar, saya sadar bahwa posisi saya hampir2 ada di titik nadir. ya, titik nadir kehidupan seorang mahasiswa yang tidak mampu menjelma seutuhnya menjadi seorang agent of change yang selama ini banyak didengung-dengungkan orang.
Inikah saya?
Seseorang yang diamanahi masa depan bangsa seperti saya, yang tidak ubahnya menaruh harapan pada angin. saya belum mampu melakukan apapun demi bangsa ini. jangankan demi bangsa, demi diri saya sendiri pun belum mampu saya lakukan. rasanya seperti dihantam palu raksasa ketika saya mencoba flash back, melihat jejak-jejak petualangan perjalanan hidup saya. apa yang sudah saya torehkan dalam sejarah perjuangan bangsa ini? seolah saya hadir tapi tidak pernah benar2 ada. meminjam istilah dosen saya: saya hanyalah orang yang setor muka saja, ada tapi tidak mampu melakukan apa-apa.
apa yang seharusnya saya lakukan?

Biologi Universitas Negeri Malang: tentang mahasiswa

ada banyak nama di sini, yang ikut ambil bagian menjadi mahasiswa Biologi UM. orang-orang hebat nan luar biasa yang belum tentu bisa ditemukan di tempat yang lain. disini, mereka berkumpul, berunding, bermusyawarah, melakukan aktivitas yang tak kalah luar biasa demi cita-cita yang selalu tergantung tinggi di langit.

beragam prestasi telah berhasil diraih, sebut saja penghargaan di ajang PIMNAS, lomba karya tulis ilmiah di UNS, dan sederet prestasi lain yang tidak mungkin disebutkan satu persatu di sini

lembaran ini mungkin hanya bercerita secuil tentang mereka, tapi sesungguhnya masih banyak hal yang belum terungkap. silahkan kunjungi kami untuk mengenal kami lebih dekat.

Lomba Menulis Skrip Pesona Edu

tadi tanpa sengaja di kampus saya melihat pengumuman yang begitu mengusik mata saya untuk menengok sejenak. rupanya ada pengumuman tentang lomba menulis skrip untuk CD interaktif pendidikan.

wahhhh…keren,,batin saya. satu bagian hati saya bergejolak ingin ambil bagian dalam kegiatan itu. mumpung ada kesempatan, harus dicoba. lomba penulisan skrip ini akan ditutup tgl 5 November jadi masih ada kira2 satu minggu waktu yang saya punya untuk mempersiapkan semua.

bagi siapapun yang ingin mengikuti lomba ini, siap2 saja membaca buku sebanyak-banyaknya,, membuka cakrawala pengetahuan seluas-luasnya. semoga ajang ini mampu menjadi tonggak kebangkitan pendidikan Indonesia.

informasi selengkapnya, klik disini

UlTah

hari ini, tepat tanggal 24 Oktober 2008, ada yang ulang tahun.

mau tau siapa?

seseorang dengan nama kecil aqil barraq badruddin sedang ulang tahun hari ini.

selamat ulang ahun, pak Cik… semoga panjang umur dan selalu diberi umur yang Barakah oleh Allah swt. sukses selalu….