MATI SURI

kamu yang paling tahu kemana harus kularikan rindu ini

menderu-deru menjadi jemu

menghantam barisan otak kiriku

telak.

aku rindu kamu

yang sama-sama pernah mencintai sebulat merah saga

selalu kutunggu hadirmu disini

menyelamatkan otak kananku yang mulai mati suri

tak mengapa datanglah sebentar saja

sebelum benar-benar mati.

bahagia

ia hadir ketika hatiku masih memilikinya
dan seperti angin, ia terus bergerak perlahan..
menelusuri tiap kosong di hatiku
hingga nyaris penuh
ruah

ia hadir
menyelingkuhiku yang terduduk membisu dalam kebimbangan
mendekapku erat
hadirkan kehangatan yang lama hilang
hingga aku sesak
luap

dan ia tetap hadir
menjelmakan cinta yang berbeda
memenjaraku pada kompleksitas rasa
dalam rengkuhnya
hingga segala meruap, meluap
buncah

aku bahagia

lumajang, 12062011
12:48

tentang kamu, tentang hujan

kau hadir bersama hujan yang datang tiba-tiba
tanpa mendung,
tanpa guruh,
tanpa halilintar..
hadir begitu saja
ketika aku mulai menandus

perlahan rintikmu membasahi
menyemai tunas yang belum sempurna
menjadikan tak ada menjadi nyata
dan rintik itu terus menemani
menyuguhkan aroma tanah yang amat kusuka

kau selalu hadir bersama hujan yang datang tiba-tiba
kadang menjemput pagiku yang dingin
mengalirkan sejuk saat matahari membakar,
menemaniku menyambut senja yang lembayung
atau mengunjungi peraduanku saat gelap mulai membayang

kau selalu hadir dengan tiba-tiba
bersama hujan,
bersama tempias yang selalu kurindukan

karena hujan, selalu tentang kamu…

Lumajang, 28 Mei 2011
08:55
m.e.p

-gila-

bolehkah aku bertanya,
kenapa pagiku tak lagi sama?
ada kamu yang hilang,
entah..sepertinya menguap bersama embun yang tlah membeku semalaman
terlebih ketika siang menjelang,
hilang itu semakin nyata
karena matahari selalu ingatkanku tentang kamu
belum lagi saat merah saga merajai malam

semakin besar aku merindumu
terkenang saat kita tertawa bersama mencumbui bintang yang hilang tiba-tiba
juga saat berpetak umpet dengan bulan yang tertegun malu-malu
ingatkah kamu tentang sebulat merah yang tak pernah bosan kita tunggu?
aku yakin saat ini dia sedang merindukanmu, merindukan kita
rindu digunjingkan 2 orang yang tengah gila

malang, 23 Desember 2009
10.25
untuk sahabat luar biasaku yang tak pernah tergantikan oleh siapapun. aku akan selalu merindukan kebersamaan itu mbak iNul..

Menunggu

111006_sunrise

waktu seperti merayap saja
tak jua sampai pada senja yang ku tunggu sejak subuh tadi
seolah matahari tak hendak pulang, masih rindu berbincang dengan siang

padahal aku telah sangat ingin bertemu,
menjumpai pagi yang menyatu dengan merah sore nanti

detik terasa bergulir bagai menit
sementara pagi tak kan muncul sesiang ini
ia tlah berkata akan pulang saat matahari menjadi semerah fajar

aku semakin tak berdaya,
mencoba merenangi rindu yang hampir menenggelamkanku

malang.30 Okt. 2009

ANTARA RUANG DAN WAKTU

Sesaat kupandangi wajah pias di depanku. Alfin. Ku buang mukaku setelah beberapa detik mata kami beradu. Dan aku kembali melarutkan diri dalam tumpukan buku-buku dan laporan praktikum. Dari sudut mata aku melihat dia masih memperhatikanku. Aku jadi risih dipandangi seperti itu.

ruang
ruang

Apa maksudmu menemuiku disini, Fin? Kenapa kamu tiba-tiba datang justru di saat aku ingin melupakanmu?!
Aku membatin kesal sekaligus resah.
Apa Alfin akan memintaku untuk kembali?
Sore itu perpustakaan cukup sepi. Aku sedang mengerjakan laporan praktikumku di salah satu sudut perpus ketika laki-laki itu tiba-tiba datang dan duduk tepat di depanku. Hanya meja yang membatasi kami berdua. Bukan lagi ruang, bukan lagi waktu.
”Ta…” akhirnya laki-laki di depanku itu buka suara setelah beberapa saat lamanya waktu berlalu tanpa suara. Dia memanggil namaku.
Sunyi. Kami sama-sama terdiam, larut dalam pikiran masing-masing.
”Kamu baik-baik saja kan?” tanyanya kemudian. Aku masih asyik dengan buku-bukuku. Pura-pura tidak mendengar.
Baik-baik saja katamu? Setelah hampir 4 tahun aku nunggu kamu, menyimpan cinta dan setiaku dengan harapan kamu akan datang kembali menepati janjimu. Kamu menghilang begitu saja, dan aku terluka. Dan sekarang kamu seenaknya saja bilang aku baik-baik saja? Kamu keterlaluan, Fin! Continue reading “ANTARA RUANG DAN WAKTU”

NANTIKAN KU DI BATAS WAKTU

…….kalau memang kau pilihkan aku
tunggu sampai aku datang
nanti ku bawa kau pergi ke syurga abadi
kini belumlah saatnya aku membalas cintamu
nantikan ku di batas waktu…

jalan
semua orang tau, menunggu adalah sebuah pekerjaan yang teramat sangat membosankan. apalagi jika yang ditunggu adalah hal yang belum pasti. menunggu, bagiku tetap saja sebagai suatu terali yang memenjarakan kebebasanku, bahkan untuk 1 hal: MENIKAH
memang bukan hal yang mudah untuk memutuskan kapan dan dengan siapa separuh agama itu kita sempurnakan. dan menunggu saat itu tiba, ternyata bukan pekerjaan gampang. bahkan ketika satu hati telah siap menawarkan ruang, bimbang itu selalu saja datang.
nantikanku di batas waktu adalah jawaban yang paling tepat. meskipun ternyata menyimpan janji itu amat sangat menyiksa. sebuah penantian yang belum pasti kapan akan berakhir. sebuah janji yang pada akhirnya belum tentu bisa ditagih.
kenapa aku selalu saja harus menunggu?

menunggu…
menunggu…
menunggu…
ternyata menyakitkan.

post by: Mawar Pratiwi

benarkah angin membuatku gila?

a piece of paper
a piece of paper

perutku penuh.
mual dengan angin senyap yang tiba-tiba menyergap
kertas-kertas usangku tergeletak pasrah.

kenapa tak ku biarkan saja matahari membawaku pergi?
menunggu persimpangan yang masih saja bercabang buatku muntah
harusnya aku terbang hari ini,
bukannya duduk saja menanti angin yang tak segera pergi

15 Januari 2009

aku benci malam

aku benci pada malam,
yang tak pernah bosan mengirimkan bayanganmu ke sudut benakku.

aku benci pada angin,
yang selalu mengabarkan kerinduan akan rasa yang pernah ada

tak bisakah fajar datang lebih awal?
hingga malam dan angin segera menguap berganti pagi

penantian ini hanyalah kamuflase kecewa yang tengah beralih rupa
esok atau malam ini samalah jua
karna kamu tidak akan pernah hadir,
meski hanya untuk singgah
13 Januari 2009

langit malam
langit malam